Selasa, 07 Mei 2013

Berselimut

0


hari ini
aku ingin berselimut
merasakan serat putih yang lembut
tenang

tak ada merah
tak ada hitam
tak ada panas
tak ada yang menusuk

yang ada hanya,
tulus sampai sudut hati
bening sampai lipatan jiwa
dan kedamaian

Beton

0

Entah siapa yang membangun beton itu
Aku?
Atau kau?
Atau memang sudah ada sejak zaman purba?

Pisau itu sih,
Mengarah ke arah ku
Bukan cuma satu
Tapi lebih

Entah sampai kapan aku bergerak
Tapi yang ku tahu,
Pilihanku adalah..
Bertahan
Atau
Mengalah

Kamis, 02 Mei 2013

Hujan kapanpun aku mau

0


Jika boleh,
aku mau membawa hujan dalam botol
dan akan aku buka untuk deras kapan pun aku mau

saat malam
saat pagi
saat senja

saat menjelang mimpi
dan saat terbangun

indah sepertinya

jadi, tak usah ku menunggu hujan turun
aku bisa membukanya,
kapanpun aku mau

Minggu, 28 April 2013

Berpasang

0

Jika senja itu kau telan bulat
Maka hanya tinggal pagi berselimut embun
Dingin

Atau jika kau telan dini buta
Maka hanya tinggal kicau jangkrik
Sepi

Semua berpasang
Beku dengan cair
Mati dengan hidup
Nafas dengan sesak
Dan kau,
Dengan aku..

 : )  : p  :D 

Untuk mu

0

Untuk mu
Yang meminta ku
Untuk mendampingi mu

Maaf,
Karena aku punya dunia
Yang belum bisa ku bagi perannya
Untukmu
Saat ini

Maaf,
Karena ilmu ku teramat kecil
Dan masih harus mendengar

Maaf,
Karena iman ku
Tak setebal punya mu

Terimakasih,
Aku hias dulu bathinku
Agar kau nyaman mendidik ku
Agar kau sabar
Agar kau ridha

Seperti udara,
Tak terlihat
Namun jiwa mu
Ada,
Dalam perbaikan hidup ku..

Rabu, 24 April 2013

hujan itu indah

0

hujan itu indah
sentuhannya menggelitik setiap jalan
warnanya tulus
suaranya jernih
damai

aku ingin menari dibawahmu
merasakan setiap tetes dingin
sesekali berlari kecil dengan tanah
dan menggigil dipohon yang gagah
indah

ini aku
yang dulu, kini dan selamanya,
tatap mencintai hujan

hujan itu indah
dan akan tetap indah
buatku..

Senin, 22 April 2013

Ia lebih mencintai mu

0

terbanglah bersama jutaan partikel ilalang
bersama angin yang apik melepasmu
sembari tangan mungil berdoa

tenggelamlah bersama matahari di ujung oranye
yang puas menyinari sehari bumi
sembari hati mengeja keikhlasan

turunlah bersama hujan yang damai
yang wanginya indah
yang ridha membawa air mata

aku berharap, merenung dan ridha
karena Ia lebih mencintaimu