Rabu, 08 November 2017

Kartu ku Angus

0

"Kartuku hangus bi" ucapku dengan lemas.

Cukup lama ku tunggu kesempatan untuk bicara ini dari sepulang ia kerja. Menunggu waktu yang tepat. Karena pasti akan di 'ceramahin' lantaraan pak suami memang sudah berulang mengingatkan untuk isi pulsa.

Benar saja. Tapi mau gimana lagi. Kartuku sudah hangus. Nasi sudah jadi bubur. Konsekuensinya bukan hanya diceramahin pak suami. Tapi juga ganti nomor lagi 😢

Dua hal aku belajar dari komunikasi hari ini. Choose the right time and i'm responsible for my communication results. Janji, gak angus angus lagi deh kartunya ✌

Jadi, sekalian mau infoin kalo kartuku gak bisa ditelephone. Masih bisa dihubungi via WA sebelum ganti nomor. Terimakasih

#hari7
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Memperbaiki

0

Dirumah petakan kami, banyak anak berkumpul. Entah sekedar main, baca buku atau menyodorkan buku PR nya untuk dibantu mengerjakan. Konsekuensi dari itu ya rumah kami ramai 😅

Sampai pada suatu kesempatan aku meminta pak suami untuk menyudahi agenda malam (red: bantu anak tetangga ngerjain PR) itu karena karena sudah terlalu lama.

"Anaknya masih semangat" katanya.

Yah, biasalah muka emak langsung flat 😂 sampai pak suami mengingatkan kembali tentang niatku membuka kegiatan ini. Ya, untuk manfaat buat lingkungan. Buat bantu anak anak supaya pinter.

Tapi namanya lagi kesel trus diceramahin, gengsi buat menerima dan mengakui kesalahan. Sampai akhirnya aku berucap, "terimakasih bi, sudah diingatkan tentang niat" dengan senyum manis 😆

Lagi lagi karena aku sedang belajar tentang komunikasi produktif, aku tersadar untuk memperbaiki.

Selamat memperbaiki komunikasi 😊

#hari6
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Senin, 06 November 2017

Kaidah 7-38-55 (part 2)

0

Mesih mengenai kaidah 7-38-55 yang dapat membantu meningkatkan efektivitas dan produktivitas komunikasi bersama pasangan.

Yang paling gak bisa ditutupi dari emak faidhan kalau ada sesuatu yang kurang ngenakin hati, muka tiba-tiba bisa berubah jadi flat. Males dan jutek 😑

Kayak kemarin sore abis nyuci piring tetiba ngeliat hal yang gak ngenakin hati. Pak suami langsung negor "umi, mukanya kenapa?"

Langsung inget lagi belajar tentang komunikasi produktif. Gak ngambek lagi. Gak diem lagi. Langsung duduk dan bilang apa yang jadi masalahnya.

Clear. Dan muka kembali seperti semula. Haha..

Aku belajar hari ini 😊

#hari5
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Minggu, 05 November 2017

Kaidah 7-38-55 (part 1)

0

Salah satu kaidah yang dapat membantu meningkatkan efektivitas dan produktivitas komunikasi bersama  pasangan adalah  kaidah 7-38-55.

Albert Mehrabian menyampaikan bahwa pada komunikasi yang terkait dengan perasaan dan sikap (feeling and attitude) aspek verbal (kata-kata) itu hanya 7% memberikan dampak pada hasil komunikasi. Komponen yang lebih besar mempengaruhi hasil komunikasi adalah intonasi suara (38%) dan bahasa tubuh (55%).

Hari ini, aku beberapa kali mengingatkan pak suami tentang intonasi dan bahasa tubuh yang 'berlebihan' untuk sekedar informasi yang ia ingin sampaikan.

"Biasa aja kali. Itu idungnya sampe gede gituh" ledek ku.

Hehee.. aku bisa ingatkan karena saat ini aku juga lagi nerapin kaidah ini ke diri sendiri. Mencoba berintonasi 'biasa aja' gak perlu tinggi apalagi sampai masuk katagori marah.

Yuk ah, berbenah terus 😊

#hari4
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Sabtu, 04 November 2017

Bersuara Keras

0

"Ya, mereka kan cuma lihat casingnya aja. Luarnya" komentar pak suami.

Sore itu kami ngobrol tentang komentar orang yang bilang kalo emaknya faidhan gak kedengeran suaranya. Anaknya lagi ngoceh ngoceh tapi emanknya gak nimpalin. Begitu kurang lebih.

Komunikasi buat ku tak selalu harus bersuara keras. Tak harus berteriak. Tak harus bising. Terlebih kita bukan hidup dihutan. Tapi dirumah berdempet yang mepet 😂

Membacakan buku, bercerita, mengucap satu kata entah hewan atau lainnya jadi ikhtiar kami dirumah. Dan itu tak perlu diucapkan dengan suara keras. Ia mengerti bahkan bisa mengulangi, cukup.

Ya. Karena setiap orang mempunyai penilaian yang berbeda terhadap sesuatu, jadi tak perlu repotlah kita pada setiap penilaian mereka.

Seperti yang pak suami bilang, "mereka cuma nilai dari yang kelihatan sama mereka aja".

Obrolan kami sore itu ya tentang menyikapi pandangan  orang terhadap (pola asuh) kita.

Semoga, Allah menuntun kita agar terus benar dalam berjalan. Aamiin

#hari3
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Jumat, 03 November 2017

Ingetin ya 😆

0

Pagi manis hari ini ditemani pisang coklat dan pisang keju. Materi pertama dari kuliah bunsay yang aku ikuti adalah komunikasi produktif. Kalo kata Ust. Salim, wanita secara linguistik itu lebih cerdas dari pada laki-laki. Laki-laki mengeluarkan kata-kata sebanyak 5.000-7.000 dalam sehari. Sedangkan wanita, 24.000-50.000 perharinya. Dalam beberapa kesempatan, wanita juga lebih banyak menggunakan kalimat tidak langsung. Beda dengan laki-laki. Nah ini yang kadang suka bikin misunderstanding. Si emak ngambek karena pak suaminya gak ngerti-ngerti. Si pak suami gak ngerti kenapa si emak ngambek. Haha.. pernah mak?

Makanya, di #gamelevel1 #kuliahbunsayiip ini aku milih nyelesein #tantangan10hari ini sama suami.

"Tolong ingatin aku ya kalau aku marah dan ngambek" tutupku diobrolan pagi ini.

Semoga #tantangan10hari ini bisa mengantarkan untuk istiqomah ber #komunikasiproduktif. Tanpa marah. Tanpa ngambek 😆

#hari2
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Rabu, 01 November 2017

Pagi Manis

0

Ini PR aku utk mengawali pagi dengan manis. Yah, tau kan hecticnya pagi untuk seorang ibu ituh kayak gimana. Apalagi kalo ada hal yg bikin dia gak suka. Wah bisa jd moodnya berubah dan cemberut deh pagi pagi.

Ya. Ini yang aku harus rubah. Jadi apapun yg terjadi, aku harus manis di pagi hari 😂

Pagi ini, aku bangun dengan rasa syukur. Alhamdulillah, Allah hadirkan aku bersama ia yang jarang mengeluh. Ya, aku belajar banyak darinya. My beloved husband.

"Aku bersyukur punya kamu"
Ucapku pagi itu.

Menemaninya sarapan, ngobrol tentang foto masa kecil dan ditutup dengan mengantarnya ke pintu untuk berangkat menjemput rezeki.

Terimakasih Ya Rabb untuk pagi manis ini. Semoga seterusnya pagi ku tetap manis 😊

#hari1
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip